Sabtu, 23 November 2013

Comeback!

Jeng-jeng.......

Judul diatas keren ya, pake bahasa Inggris juga, padahal Gue gak ngerti itu artinya apa. Gue sengaja milih “Comeback” buat judul post kali ini biar keliatan keren aja. Comeback kan identik dengan yang keren-keren, Misalnya “Super Junior Is Comeback” atau “Ariel Is Comeback” atau “Susanna Is Comeback”. Oke yang terakhir kayaknya malah serem.

Btw, gue udah lama banget gak nge-blog, tiba-tiba pas nge-blog lagi Ayu Ting-Ting udah hamil aja. Jangan Ayu Ting-Ting hamil gara-gara Gue berenti nge-blog lagi. Eh ngak lah yes, hubungannya juga gak ada sih itu, Gue sih berenti nge-blog karna malas aja. Gue lebih suka nge-twit aja sekarang, ya kalo gak nge-twit juga palingan Stalk akun-akun galau. Kan mayan tuh, bisa nangis ampe 3 ember.

Ngomong-ngomong soal Ayu Ting-Ting, Gue sebenarnya prihatin sama doi. Kan kasian, cantik-cantik begitu malah ditinggalin suami. Apalagi denger-denger dia lagi hamil, kan kasian anaknya nanti. Jadi saran Gue buat Ayu Ting-Ting, mending hamilnya di pending dulu deh. Lanjutinnya nanti aja nunggu udah punya suami yang jelas. #lah #bbmkalipending

Emang, urusan rumah tangga orang gak ada yang tau, tapi Gue yang udah bertapa di tempat yang paling gak angker di dunia ini punya analisis sendiri kenapa rumah tangga Ayu Ting-Ting bisa berantakan begitu. Emang, menurut rumor yang beredar, rumah tangga Ayu Ting-Ting bisa begitu karna masalah resepsi pernikahan. Tapi kalian pikir Gue bakal percaya? Nehi. Itu Cuma upaya mereka untuk mengelabuhi publik wahai saudara-saudaraku sekalian. Nih Gue kasi tau, sebenarnya penyebab rumah tangga Ayu Ting-Ting hancur itu karna kecoak. Iya, kecoak. Menurut data dan fakta, Ayu Ting-Ting melarikan diri ke rumah Orang Tua-nya dan gak kembali lagi ke rumah dia dan Enji. Kenapa? Karna kecoak. Menurut penerawangan Gue, Ayu Ting-Ting itu takut dengan kecoak, itu bisa dilihat dari hidungnya yang memiliki 2 buah lubang. Sedangkan suaminya, Enji, adalah orang yang disukai kecoak karna kepalanya yang pelontos membuat kecoak lebih nyaman untuk bermain.

Jadilah pada suatu malam perkara, Ayu Ting-Ting masuk ke kamar sambil membawa makan malam untuk Enji dan tiba-tiba melihat ada 2 buah kecoak sedang tergeletak tak berdaya di kepala Enji dengan keadaan tubuh terlentang.

“Papa, Kepala kamu ada Ketiak! Eh, Kecoak”. Teriak Ayu dalam keadaan panik sambil melemparkan piring ke arah kepala Enji yang maksudnya untuk mengusir kecoak. Kecoak itu pun jatuh dan entah kemana. Enji yang terkejut pun langsung merespon.

 “Sakit begok! Dasar istri kafir!”. Ayu Ting-Ting yang tidak mau disalahkan langsung memotong pembicaraan.

 “Tapi tadi di kepala kamu ada Kecoak! Aku kan niatnya cuma mau nolongin. Dasar suami jahat, keturunan Dajjal!”

Enji pun langsung merespon perkataan Ayu sambil berkaca “mana? Aku udah ngaca tapi kecoak-nya gak ada? Kamu bohong?”

Ayu yang tidak terima langsung menangis gemetar dan berkata “jadi kamu lebih percaya kaca daripada aku? Baiklah, mulai malam ini aku akan tidur di gunung salak. Eh maksudnya rumah orang tua aku!”

“oke kalau itu mau kamu! Silakan pergi dari tempat ini”. balas Enji dengan emosi seakan-akan tak sadar kalau kemudian hari ia akan ditalak Ayu Ting-Ting.

Ayu Ting-Ting pun memanggil Elang dan keluar dari rumah. Tiba-tiba Enji berlari kearah Ayu sambil berteriak. Situasi mulai mencekam. Kang ujang tukang kebun pun ikut menyaksikan perkelahian itu.

“ayuuuuu”

“kenapa? Nyesel udah ngusir aku? Ha?” balas Ayu Ting-Ting sambil memanaskan Elang-nya.

“ngak. Tapi itu gelasnya kenapa kamu bawa?”

“oh ini. gpp lah. Gelas ini kan bagus”

“dasar cewek Matre!”. Enji pun marah dan menghempaskan pintu dengan keras lalu masuk ke dalam. Tiba-tiba ada suara Ayu memanggil lagi.

“Enjiiiiiii!”

“kenapa lagi sih? Kamu mau balik kerumah?” balas Enji cuek.

“ngak. Tapi  itu kang Ujang kejepit pintu begok!”

Enji pun terkejut, mukanya tegang, tapi ia cepat menenangkan diri sambil bilang “oh gitu. Yaudah gpp deh”. Enji pun tetap masuk ke dalam tanpa menghiraukan situasi kang Ujang yang jika dibiarkan lebih lama, bisa dipastikan kondisinya lebih parah dari koala kelindes truk.

Akhirnya, di malam itu, bersama Elang kesayangannya Ayu pun pergi ke rumah orang tua-nya dan sampai sekarang gak balik-balik meskipun Enji udah ngajak balikan. Sebenarnya Ayu mau balikan, tapi biasalah, anak muda jaman sekarang emang suka gengsi.

Ya begitulah analisis singkat Gue tentang kenapa rumah tangga Ayu Ting-Ting bisa seperti ini. memang sungguh analisis yang hebat nan tepat. Kenapa? Kok Gue bisa tau? Ya iyalah, Gue punya alat penyadap, malahan lebih keren dari punya Australia yang nyadap Pak SBY. Tapi harganya mahal, Gue aja masih nyicil, tapi karna Gue gak punya duit ya bayarnya pake nyuci piring aja. Tapi gak lama lagi kok lunasnya, paling tingal 3.090.399.388.999.000 kali nyuci lagi.

Yaudah, segini aja ya post hari ini. Gue sibuk nih. *ambil Sunlight*lanjut nyuci*

ayu ting-ting dan Enji berfoto sambil senyum, mungkin yang moto sule.

dan ini adalah kondisi terakhir muka Kang Ujang. sungguh tidak layak lulus sensor.


            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar