Selasa, 30 Desember 2014

2014

Bangga memang menjadi bagian dari tahun 2014. Entah kenapa, tahun ini begitu sayang untuk dilewatkan. Tentu jika anda menghikmatinya dalam arti yang luas, bukan hanya dalam kehidupan pribadi yang memang klise dari tahun ke tahun.

2014 punya cerita lucu yang membuat kita serius. Sedih yang membuat kita curiga. Dan senang yang membuat kita benci.

Terlalu banyak firasat tak baik kita keluarkan di tahun ini. Tapi tak apa, kadang firasat yang ditambah sedikit fitnah bisa membawa anda ke panggung ketenaran. Sudah berapa banyak orang-orang menjadi terkenal gara-gara menyebar berita tak baik di tahun ini? Buanyaaak. Yang penting eksis dulu lah. Jangan kayak orang susah.

Memang keren betul kita tahun ini, kita punya capres baru yang katanya dekat dengan rakyat. Entah rakyat yang mana. Kita juga punya anggota DPR baru, yang sudah pasti akan menampung aspirasi anda-anda semua. Konon ini DPR terbaik, dipilih dari manusia pilihan dan bisa merealisasikan apa yang rakyatnya inginkan. Kecuali anda minta jodoh tentu saja. Karena urusan asmara sulit dimintai pertolongan. Kecuali anda banyak-banyak PDKT di sana-sini, itu pun masih kecil kemungkinannya.

Dari segi dunia hiburan, kita juga dimanjakan oleh program-program menghibur. Mulai dari pernikahan artis terkenal, persalinan anak Ashanty, dan yang teranyar adalah acara ngunduh mantu Raffi-Gigi yang semuanya disiarkan secara Live. 

Agaknya otak anda kurang menampakkan kecerdasan yang gemilang jika menggangap momen-momen itu adalah sampah belaka. Lebih dari itu, acara tersebut membuktikan bahwa program TV Indonesia terus melakukan inovasi. Juga untuk menjadi penyeimbang atas masalah bangsa. Lihat saja ketika Indonesia tengah berduka saat jatuhnya pesawat Air Asia QZ 8501, dengan niat mulia nan cerdas, Raffi dan Nagita melakukan acara lanjutan pernikahan mereka yang disiarkan Live. Seolah ingin menampakkan kesan bahwa kesedihan bangsa dapat dilenyapkan dengan acara mewah mereka. Semoga langgeng A’ak dan Teteh.

Entah apa yang akan terjadi di 2015 bukan hal penting untuk dipikirkan, karena meramalkan masa depan hanya akan membuat hidup menghilangkan sisi kejutannya. Akhirnya, hingar-bingar ini akan segera musnah, dan barangkali 2014 akan menutup dirinya rapat-rapat. Membungkus habis semua cerita yang pernah terjadi. Yang terlalu kapiran untuk diceritakan kembali.

31-12-2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar